balibercerita.com –
Medan terjal dengan kemiringan sekitar 45 derajat menjadi tantangan tim SAR saat mengevakuasi seorang lanjut usia (lansia) yang ditemukan terjatuh ke dasar jurang sedalam sekitar 45 meter di Banjar Dinas Dukuh, Desa Sangkan Gunung, Kecamatan Sidemen, Karangasem, pada Minggu (18/10).
Korban bernama I Made Rauh (70) ditemukan di dasar jurang oleh sejumlah anak yang sedang memetik buah manggis. Lokasi penemuan berada sekitar 300 meter di sebelah timur rumah korban.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Putu Handika Bhayangkara mengatakan, pihaknya menerima laporan dari Polsek Sidemen pada pukul 12.15 Wita. Petugas kepolisian meminta bantuan tim SAR untuk mengevakuasi korban dari lokasi yang sulit dijangkau.
“Kami di Pos SAR Karangasem menerima laporan dari Polsek Sidemen bahwa ada satu orang warga terjatuh ke jurang kedalaman 45 meter dan memohon bantuan evakuasi,” jelasnya.
Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Korban diketahui meninggalkan rumah pada dini hari sebelum akhirnya ditemukan di dasar jurang.
Mendapat laporan tersebut, personel Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem diberangkatkan menuju lokasi pukul 12.35 Wita menggunakan kendaraan rapid deployment land SAR. Tim tiba sekitar pukul 13.15 Wita dan langsung berkoordinasi dengan unsur terkait serta masyarakat setempat untuk menyiapkan proses evakuasi.
Dengan kondisi medan yang curam dan akses yang sulit, tim SAR menggunakan sistem lifting atau pengangkatan untuk membawa korban dari dasar jurang. Setelah persiapan sekitar lima menit, proses evakuasi dilakukan hingga jenazah berhasil diangkat pada pukul 13.50 Wita. “Kendala yang kami hadapi yaitu di jurang yang kedalaman 45 meter dengan sudut 45 derajat,” kata Bhayangkara.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban selanjutnya dibawa ke rumah duka atas permintaan pihak keluarga. Operasi SAR tersebut melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem, Polsek Sidemen, Polres Karangasem, Babinsa Desa Sangkan Gunung, Damkar Karangasem, BPBD Karangasem, masyarakat setempat, serta keluarga korban. (BC5)


















