balibercerita.com –
Satu unit sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi DK 3673 FI terbakar di KM 2+800 arah Nusa Dua, Jalan Tol Bali Mandara pada Jumat (9/10) siang. Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting pada kendaraan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
PT Jasamarga Bali Tol (JBT) segera mengerahkan petugas untuk menangani insiden tersebut setelah menerima laporan melalui sentral komunikasi (senkom) pada pukul 12.15 Wita. Petugas mobile customer service (MCS), kendaraan derek, dan tim kebersihan tiba di lokasi 4 menit kemudian, yakni pukul 12.19 Wita.
Asisten Manajer Risk Quality Management & Corporate Communication Officer PT Jasamarga Bali Tol, I Wayan Purwajaya menjelaskan, petugas langsung melakukan penanganan dan pemadaman api dengan memanfaatkan personel serta sarana yang tersedia. “Begitu menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kami juga berkoordinasi dengan sentral komunikasi untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan proses penanganan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selama proses penanganan, koordinasi dengan senkom terus dilakukan untuk memantau perkembangan situasi. Demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan memberikan ruang bagi petugas untuk bekerja, jalur sepeda motor ditutup sementara selama kurang lebih 5 menit.
Penanganan kebakaran berhasil diselesaikan pada pukul 12.35 Wita. Setelah memastikan kondisi di lokasi terkendali dan aman, petugas menuntaskan penanganan insiden tersebut.
PT Jasamarga Bali Tol menegaskan kesiapsiagaan petugas dan optimalisasi sarana pendukung menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta kelancaran pelayanan di Jalan Tol Bali Mandara. Respons cepat juga diperlukan untuk meminimalkan risiko lanjutan ketika terjadi kondisi darurat di jalan tol.
Pengguna jalan diimbau memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum melakukan perjalanan serta mematuhi ketentuan keselamatan berkendara. “Apabila mengalami atau menemukan kondisi darurat di Jalan Tol Bali Mandara, masyarakat dapat menghubungi call center 133 untuk mendapatkan bantuan petugas,” jelasnya. (BC5)
















