balibercerita.com –
Persiapan monumen Ground Zero sebagai lokasi peringatan 24 tahun tragedi Bom Bali terus dikebut. Salah satu fasilitas yang masih dalam penanganan yakni instalasi kolam di kawasan Tugu Peringatan Bom Bali, Kuta, yang mengalami kerusakan pada sistem air mancur.
Kondisi tersebut menjadi perhatian mengingat puncak peringatan tragedi Bom Bali dijadwalkan berlangsung pada Senin (12/10) mendatang. Kolam yang berada di kawasan monumen terlihat masih kosong karena sistem air mancur belum dapat dioperasikan.
Kepala Dinas Pariwisata Badung AA Putri Mas Agung mengatakan, gangguan pada instalasi listrik kolam baru diterima pihaknya pada pekan lalu. Saat ini, perbaikan atau maintenance tengah dilakukan agar fasilitas tersebut dapat kembali difungsikan. “Iya, korsleting ini baru diinformasikan minggu lalu,” ungkapnya, Senin (5/10 lalu.
Menurutnya, setelah proses perbaikan instalasi rampung, kolam akan kembali diisi air. Pihaknya juga memastikan kondisi kawasan akan kembali dicek sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan peringatan 24 tahun Bom Bali. “Kita lagi maintenance. Sudah dari waktu ini, kami masih perbaikan instalasi. Nanti setelah itu baru kita isi kembali airnya,” jelasnya.
Putri Mas Agung memastikan pengecekan akan kembali dilakukan untuk memastikan kesiapan kawasan Ground Zero menjelang pelaksanaan peringatan. “Nanti kami pastikan kembali untuk persiapan peringatannya,” tandasnya.
Sebelumnya, kondisi kolam yang kosong tersebut sempat dikeluhkan Koordinator Yayasan Isana Dewata, Theolina Marpaung. Ia menyebut kondisi itu telah berlangsung cukup lama, bahkan mendapat perhatian dari wisatawan asing yang melihat langsung kawasan monumen.
Menurut informasi yang diterimanya, air kolam tidak berfungsi akibat kerusakan pada instalasi kabel. Theolina berharap persoalan tersebut dapat segera dituntaskan sebelum pelaksanaan peringatan. “Kemarin ada bule yang komplain dan telepon saya. Saya coba cek, kenapa airnya kosong, apalagi sudah mau tanggal 12 Oktober,” ujar Theolina.
Ia menilai pembenahan perlu segera dilakukan mengingat Ground Zero akan menjadi pusat kegiatan mengenang para korban tragedi Bom Bali. “Kalau memang ada yang rusak, cepat ditangani. Sudah mau 12 Oktober,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Kuta, I Made Agus Suantara membenarkan pihaknya telah menerima informasi terkait kondisi kolam tersebut. Informasi kemudian diteruskan kepada Dinas Pariwisata Badung sebagai pihak yang menangani kawasan tersebut. (BC5)
















