balibercerita.com –
Pimpinan dan anggota DPRD Badung menghadiri pelaksanaan tawur balik sumpah agung dalam rangkaian Pujawali Padudusan Agung di Pura Luhur Uluwatu pada Jumat (3/7). Kehadiran jajaran legislatif mencerminkan komitmen DPRD Badung dalam mendukung pelestarian nilai-nilai agama, adat, dan budaya sebagai fondasi kehidupan masyarakat Bali.
Mereka yang hadir antara lain Wakil Ketua I DPRD Badung, AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra, Wakil Ketua II DPRD Badung, Made Wijaya, serta anggota DPRD Badung yakni I Wayan Sugita Putra, I Made Sudira, I Wayan Loka Astika, dan I Made Tomy Martana Putra.
Wakil Ketua II DPRD Badung, Made Wijaya menyampaikan bahwa Pura Luhur Uluwatu sebagai salah satu Pura Sad Kahyangan yang memiliki kedudukan sangat penting, tidak hanya sebagai pusat spiritual umat Hindu, tetapi juga sebagai simbol peradaban dan identitas budaya Bali yang tetap terjaga sepanjang zaman. Menurutnya, prosesi tawur balik sumpah agung mengandung makna mendalam mengenai keseimbangan dan keharmonisan kehidupan yang berlandaskan filosofi Tri Hita Karana yakni keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, serta alam semesta.
“Setiap rangkaian upacara keagamaan yang diwariskan para leluhur mengandung nilai-nilai luhur yang relevan untuk terus dijaga dan diwariskan. Di tengah perkembangan zaman yang semakin dinamis, keberadaan tradisi dan budaya Bali menjadi kekuatan utama dalam menjaga jati diri serta karakter masyarakat Bali,” ujar Wijaya.
Ia menegaskan, DPRD Badung senantiasa mendukung berbagai upaya pelestarian adat, agama, seni, dan budaya sebagai bagian integral dari pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai kearifan lokal. Pujawali Padudusan Agung di Pura Luhur Uluwatu menjadi momentum spiritual yang menyatukan umat dari berbagai daerah, sekaligus memohon kerahayuan, memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga warisan budaya dan spiritual Bali.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta bersama Ketua GOW Badung, Ny. Yunita Alit Sucipta, Sekda Badung, IB Surya Suamba bersama Ketua DWP Badung, Oliviana Surya Suamba, Wakil Ketua DPRD Bali, Wayan Disel Astawa, Pangelingsir Puri Agung Denpasar, AA Ngurah Oka Ratmadi, para pangelingsir griya dan puri se-Bali, Danrem 163/Wira Satya, para rektor perguruan tinggi di Bali, jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, unsur legislatif, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta bendesa adat dari berbagai wilayah di Bali.
Melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, nilai-nilai adiluhung yang terkandung dalam tradisi keagamaan Bali diharapkan terus lestari, menjadi sumber inspirasi, serta memperkokoh harmoni kehidupan masyarakat Bali di masa kini dan masa mendatang. (adv)














