Kreativitas Olah Limbah Upacara Jadi Pakan Ternak dan Ikan Berbuah Penghargaan

0
25
Mai Organic
Kadek Kamardiyana saat menerima penghargaan dari Bupati Gianyar, I Made Mahayastra di acara yang digelar di alun-alun Kota Gianyar, Minggu (19/4). (ist)

balibercerita.com –
Kreativitas mengolah limbah upacara keagamaan menjadi pakan ternak dan ikan membawa penghargaan bagi Kadek Kamardiyana, pendiri komunitas Mai Organic. Inovasi berbasis lingkungan ini mengantarkannya meraih Citra Karya Raksita 2026 sebagai Terbaik Inovasi Bidang Kelautan dan Perikanan dalam ajang Anugerah Citra Karya Raksita 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gianyar, I Made Mahayastra di acara yang digelar di alun-alun Kota Gianyar, Minggu (19/4), bertepatan dengan peringatan HUT ke-255 Kota Gianyar.

Baca Juga:   Perayaan HUT Ke-8 Dewata Rockers MG Berlangsung Meriah

Berawal dari keresahan terhadap tingginya biaya pakan ternak, terutama saat pandemi Covid-19, Kamardiyana bersama komunitasnya mencari solusi dari potensi lokal yang tersedia. Dari situlah muncul gagasan memanfaatkan limbah upacara berupa penek yang difermentasi menjadi pakan alternatif.

Melalui proses fermentasi dengan prebiotik alami, limbah tersebut diolah menjadi pakan ayam yang tidak hanya disukai ternak, tetapi juga mampu mengurangi bau di sekitar kandang. Inovasi petani muda ini kemudian dikembangkan lebih lanjut menjadi pakan tambahan untuk budidaya ikan lele.

Baca Juga:   Basarnas Bali Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran

Tak berhenti di situ, sistem ini diintegrasikan dalam konsep pertanian terpadu yang menggabungkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Pendekatan hidroganik dan organik turut diterapkan sehingga menciptakan ekosistem berkelanjutan yang juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi dan rekreasi. Komunitas Mai Organic yang berbasis di Banjar Panglan, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring ini pun menjadi contoh bagaimana kearifan lokal dapat diolah menjadi solusi inovatif dan bernilai ekonomi.

Baca Juga:   Tanjakan Goa Gong Rawan Kecelakaan, Warga Jimbaran Inisiasi Jalan Alternatif

Atas inovasinya, Kamardiyana yang juga Kelian Banjar Dinas Panglan dinilai sebagai yang terbaik dalam kategori kelautan dan perikanan, dengan skor kematangan indikator tertinggi serta pemaparan paling unggul di tingkat Kabupaten Gianyar.

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra mengapresiasi capaian tersebut dan berharap inovasi ini terus dikembangkan agar memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat serta menginspirasi lahirnya terobosan baru di bidang lingkungan dan pertanian berkelanjutan. (BC13)