Konser 42th Slank di Sanur Galang Dana Bencana Sumatra, Tiket Disumbangkan 100 Persen

0
140
Konser Slank di Sanur
Slank bersama pihak HS. (ist)

balibercerita.com –
Suasana Pantai Mertasari, Sanur, Denpasar, pada Sabtu (27/12), berubah menjadi lautan energi solidaritas ketika Slank menggelar konser bertajuk “Hey 42th Slank, HS Berani Kita Beda Peduli Sumatra”. Bali menjadi kota keempat yang disinggahi rangkaian konser ini, sebelum berlanjut ke enam kota lainnya hingga awal tahun 2026.

Menariknya, seluruh keuntungan konser didedikasikan bagi korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Konser dibuka sejak pukul 14.00, menghadirkan berbagai aktivitas seperti community gathering, games, talkshow, dan DJ performance. Konser ini juga menampilkan Lolot, Jun Bintang dan Nanoe Biroe, Rebellion Rose, dan FSTVLST.

CEO HS, Muhammad Suryo menjelaskan bahwa konser di Bali memiliki momen istimewa karena bertepatan dengan HUT ke-42 Slank. Sebelumnya, tiga konser di Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang digelar gratis. “Kali ini kami menerapkan tiket bukan untuk membedakan Bali, melainkan agar bisa memberikan sesuatu yang lebih besar. 100 persen hasil tiket akan kami sumbangkan kepada saudara-saudara kita di Sumatra,” ujarnya, di restoran Rasa Sanur.

Baca Juga:   Transformasi Lahan The Nusa Dua, ITDC Gandeng PT Paramita Bali Dewata

Harga tiket dibanderol Rp75 ribu dan setiap pembeli mendapatkan HS Mild edisi khusus Slank. Tiket tersedia melalui YessPlease dan pembelian langsung di lokasi. Target penonton sekitar 10 ribu orang, dengan kapasitas venue mencapai 15 ribu pengunjung. Ia berharap semakin banyak masyarakat ikut berdonasi demi meringankan beban para korban bencana. “Hasilnya akan kami distribusikan tepat sasaran dan seluruh prosesnya transparan,” tegasnya.

Baca Juga:   Satu Vespa Sejuta Saudara

Aksi solidaritas tak berhenti di tiket konser. Sejumlah barang pribadi personel Slank juga akan dilelang, termasuk Vespa milik Kaka. Ini menjadi simbol bahwa konser bukan sekadar tontonan, tetapi ruang berbagi.

Haji Suryo juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali yang menerima kehadiran konser ini dengan antusias. “HS itu 100 persen produk lokal Indonesia, pabriknya di Muntilan, Jawa Tengah. Kami berharap HS bisa diterima warga Bali,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa konser Slank x HS bukan hanya panggung musik, tetapi juga gerakan sosial serta penguatan ekonomi komunitas. Melalui program Slankerpreneur, UMKM dari komunitas Slankers dilibatkan dalam penyediaan merchandise, rilisan fisik Slank, hingga kuliner dan produk gaya hidup. “Musik bisa membawa dampak lebih luas, hiburan, empati, dan gerakan ekonomi. Karena itu, kami merasa wajib berada di barisan yang sama,” terangnya.

Baca Juga:   Event Lari di Mandalika Dongkrak Ekonomi NTB dan Perkuat Pariwisata Berkelanjutan

Drumer Slank, Bimbim menilai HS memiliki peran penting di tengah berbagai bencana dan tantangan negeri. “HS itu local hero. Saat Indonesia butuh pekerjaan, HS buka pabrik dan menyerap ribuan tenaga kerja. Saat Indonesia stres, emosi tinggi, HS bikin konser yang jadi hiburan. Cukup beli rokok, dapat hiburan,” katanya.

Ia menyebut, kerja sama Slank dan HS sudah memasuki tahun keempat dan berharap rangkaian konser ini bisa terus berjalan hingga 100 kota di Indonesia. “Semoga bisa terus membawa energi baik ke banyak kota. Kita ingin hiburan dan kepedulian berjalan berdampingan,” imbuhnya. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini