Tahun 2023, Kedatangan WNA ke Bali Mendekati Kondisi Normal

0
5
Kedatangan
Sejumlah WNA di Bandara Ngurah Rai. (ist)

Denpasar, balibercerita.com – 

Pariwisata Bali berangsur pulih. Dari catatan Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, kedatangan WNA selama periode 2023 hampir mendekati kondisi sebelum pandemi Covid-19. 

Selama 2023, sebanyak 5.255.715 orang WNA datang ke Bali melalui Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Angka ini berselisih 951.169 orang dibandingkan capaian tahun 2019 atau sebelum pandemi yang sebesar 6.206.884 orang WNA.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai Suhendra menerangkan, kedatangan WNA melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada 2023 naik sebesar 141,53 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2022. Sepanjang tahun 2023, kedatangan WNA mencapai 5.255.715 orang, sedangkan tahun 2022 sebanyak 2.176.004 orang WNA. Kondisi ini mendekati capaian tahun 2019 atau sebelum pandemi yang mencatatkan kedatangan WNA sebanyak 6.206.884 orang.

Dalam perlintasan keimigrasian tercatat, sejumlah 11.426.918 orang melintas pada TPI Bandara I Gusti Ngurah Rai pada tahun 2023. Dengan rincian, kedatangan WNI sebanyak 305.572 orang, kedatangan WNA 5.255.715 orang, kedatangan kru alat angkut 113.555 orang, keberangkatan WNI 323.707 orang, keberangkatan WNA 5.301.755 orang dan keberangkatan kru alat angkut sebanyak 126.614 orang.

Baca Juga:   Bali United Pesta Gol ke Gawang Bhayangkara FC

Adapun 10 negara dengan jumlah kedatangan WNA terbanyak berasal dari Australia sebanyak 1.340.190 orang, India 441.683 orang, Tiongkok 284.729 orang, Inggris 256.883 orang, Amerika Serikat 249.902 orang, Singapura 237.883 orang, Korea Selatan 232.755 orang, Prancis 213.054 orang, Malaysia 210.810 orang, dan Jerman 197.538 orang. 

“Berdasarkan jenis visa yang digunakan, tercatat sebanyak 4.329.543 WNA masuk menggunakan VOA/E-VOA, 692.783 WNA menggunakan BVK, dan 105.847 WNA menggunakan Visa Kunjungan,” terangnya.

Tahun 2023, Indonesia memasuki masa transisi dari status pandemi ke endemi Covid-19. Hal itu didasarkan pada parameter penilaian Covid-19 yang terus melandai, seperti penurunan angka kasus harian, penurunan positivity rate, serta penurunan angka perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit. 

Baca Juga:   Jelang Galungan, Harga Canang Naik Dua Kali Lipat

Dengan semakin membaiknya kondisi global dan nasional dalam penanganan pandemi Covid-19, Kementerian Hukum dan HAM RI melalui Direktorat Jenderal Imigrasi telah mengeluarkan kebijakan relaksasi pembatasan perjalanan luar negeri yang bertujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi dan pariwisata.

Berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor M.HH-04.GR.01.06 Tahun 2023 yang mulai berlaku sejak 1 September 2023, subjek VOA/E-VOA sudah mencakup 97 negara, jumlah tersebut meningkat dibandingkan dengan akhir tahun 2022 yang mencakup 86 negara.

Perluasan jumlah subjek VOA/E-VOA membuat pariwisata Bali kembali bangkit, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali juga terus mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2022 lalu. Imigrasi Ngurah Rai juga melakukan beberapa langkah-langkah pembenahan dan peningkatan kualitas dalam proses pemeriksaan keimigrasian di TPI Bandara Ngurah Rai. Antara lain, pemasangan 30 unit mesin Autogate yang akan mulai beroperasi pada Januari 2024 dan penambahan 50 unit autogate pada kuartal I tahun 2024. Dengan demikian maka proses pemeriksaan keimigrasian menjadi lebih cepat dan efisien  tanpa mengurangi faktor security dalam proses pemeriksaan keimigrasian.

Baca Juga:   Walau Sudah Terkenal, Tibor Tak Ingin Jadi Artis

Imigrasi Ngurah Rai juga menggunakan teknologi pengawasan dan pengamanan keimigrasian dengan Face Recognition Identification System (FRIS), Sistem Informasi Profil Penumpang (SIPP), dan Immigration Alert Surveillance System (IASS).

Imigrasi Ngurah Rai juga akan membuat Ruang Kontrol (control room) pada area Kedatangan Internasional yang berfungsi untuk memonitor arus lalu lintas penumpang baik di terminal kedatangan maupun keberangkatan. (BC5)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini